Panjang Garis Tengah pada Trapesium


Dua bangun datar dikatakan sebangun jika panjang sisi-sisi yang bersesuaian dari kedua bangun itu memiliki perbandingan senilai dan sudut-sudut yang bersesuaian dari kedua bangun itu sama besar. Pada tulisan ini saya tidak akan membahas secara detail tentang kesebangunannya tapi kesebangunan dua benda ini yang akan digunakan untuk melihat sifat yang ada pada trapesium. Dan pada tulisan ini, hanya meninjau satu sifat saja, yaitu jika diberikan trapesium ABCD kemudian dibuat garis horizontal EF yang sejajar dengan garis AB sedemikian hingga titik E berada pada garis AD dan F berada pada garis BC (perhatikan gambar di bawah), maka diperoleh sifat.trapesium_001

EF = \dfrac{DE \times AB + AE \times DC}{AD}

Selanjutnya dari trapesium di atas, dibuat garis DH yang sejajar dengan garis BC sedemikian hingga berpotongan pada titik G dan CD = FG = BH. Baca lebih lanjut

Pembuktian Rumus Luas Trapesium


Trapesium adalah segiempat yang memiliki tepat sepasang sisi sejajar. Rumus luas Trapesium sudah kita kenal dari semenjak duduk di bangku SD, tapi sedikit dari kita yang tahu dari mana datangnya rumus tersebut, karena kita dahulu hanya diajar dan tinggal menggunakan rumus tersebut. Melalui postingan ini saya akan membagi sedikit ilmu tentang bagaimana turunan Rumus Luas Trapesium ini. Dalam penurunan rumus ini, saya akan menggunakan tiga kasus bentuk (gambar) Trapesium. Baca lebih lanjut